Piknik ke Bulan
February 17, 2006
Kegiatan wisata alam kini semakin beragam, mulai dari arung jeram, paint ball, banana boat, snorkeling, diving, bottom glass boat sampai kegiatan berkebun dan memetik buah maupun menanam padi di sawah pun dijadikan paket wisata.
Kecenderungannya adalah profesi unik, menarik dan menyegarkan di alam bebas disukai orang untuk berwisata, seperti bercocok tanam, berperahu dan menyelam. Dengan kecenderungan ini saya membayangkan kapankah kegiatan astronot ke luar angkasa dijadikan paket wisata.
Hari ini KCM memuat berita tentang pake wisata ke luar angkasa yang tidak lama
lagi akan dilaunching. wisata menggunakan roket berawak lima orang ini
biayanya 20 juta dollar AS per orang, menempuh perjalanan mengorbit bumi,
dan konon sudah 200 orang berkantong tebal yang mendaftar. Konon akan dibangun pangkalan-pangkalan roket wisata ini di seluruh penjuru dunia.
Ternyata banyak sekali konglomerat yang haus akan kegiatan menantang. Ilmu pengetahuan yang modern dan maju kini tidak hanya bisa disaksikan di layar Discovery Channel saja, tapi langsung bisa dicicipi masyarakat awam.
Roket Explorer, wahana berawak yang akan membawa penumpang mengitari Bumi.
Kisah liburan ke rumah kakek dan nenek didesa yang biasa dibuat pada karangan "berlibur" Tugas pelajaran Bahasa yang biasa disuruh guru ketika masuk sekolah sehabis musim libur tentu semakin ketinggalan jaman. Kisah itu kini menjadi kisah liburan ke luar angkasa.
Kata-kata "Pergi ke Bulan" sepeti lagunya Karnaval, bukan lagi kata-kata hiperbola bermakna kiasan, karena kita beneran sudah bisa piknik ke bulan, bergabung dalam dunia Star Trek.
Pengen euy piknik ke Bulan….
Siapa yang mau bayarin ….???
—
Link KCM yang memuat berita ini :
http://www.kompas.co.id/teknologi/news/0602/17/130409.htm
______________________________________________________________________
BOP Cilandak - 17.02.2006
Leave a Reply