Sebuah poster fotocopyan dengan kalimat seperti diatas tercetak besar, ditempel di lemari kantor. Entah kapan ditempelnya, saya baru melihat hari kamis, minggu lalu.

          Poster itu berisi informasi acara Funbike, menyusuri tempat-tempat bersejarah di Banda Aceh pasca Tsunami dalam rangka pembuatan Green Map kota Banda Aceh yang akan diadakan pada Minggu pagi, 25 Juni 2006. Penyelenggaranya adalah Komunitas Peta Hijau Aceh. Saya langsung bersemangat untuk ikut, tapi ada tiga masalah yang harus dipecahkan :

          Pertama, informasi di poster itu mentah sekali, tidak ada informasi contact telp. Panitia, hanya melalui email. Kedua, saya masih sangat buta Banda Aceh, untuk mencapai tempat ngumpul dari guest house saja belum tau. Ketiga, yang paling menyedihkan, saya nggak punya sepeda, tapi diotak langsung terpikir untuk meminjam sepeda teman satu guesthouse.

          Keesokan harinya saya mengirim email ke penyelenggara, karena di poster tidak dicantumkan contact person panitia, akses informasi melalui email. Jumat sore sudah mendapat jawaban. Peserta disuruh datang langsung ke lapangan Blang Padang, pendaftaran bisa langsung ditempat. Untuk informasi lebih lanjut, saya disuruh menelpon ibu Debra Yatim. Masalah satu terlewatkan.

          Kedua, saya cari informasi lokasi lapangan Blang Padang. Melototin peta Banda Aceh yang ditempel dikantor dan bertanya sana sini. Ternyata lapangan itu tidak jauh dari guesthouse. Kebetulan hari minggu lalu, saya sempat keliling kota sendirian naik angkot melewati lapangan itu. Untungnya di lapangan itu terdapat replika pesawat Seulawah, yaitu pesawat GIA pertama yang dibeli dari sumbangan rakyat Aceh (inget yang dipelajaran Sejarah kan???)- jadi gampang diingat. Masalah kedua terselesaikan.

          Ketiga, teman yang punya sepeda kebetulan sedang R&R* ke Jakarta. Sampai sabtu siang saya belum berhasil menghubungi dia karena HP-nya dimatiin. Saya SMS sambil pasrah, kalo nggak dijawab juga, saya nggak mau pake sepeda dia tanpa ijin. Syukur Alhamdulillah minggu pagi, mendekati detik-detik acara, jam 6 kurang 10menit pagi, SMS dibales juga, yang isinya ngijinin sepedanya dipake.

          Sepeda temen ini sebenernya jauh dari kriteria saya. Sepedanya feminim dan centil banget. Model sepeda cewek, dengan keranjang blanja didepan, ada belnya yang bunyinya nyaring, ada boncengannya…dan yang paling parah..warnanya Ungu ngejreng !!!. Sebetulnya pembunuhan karakter saya pake sepeda ini, tapi daripada nggak ada. Sempet juga mupengin sepeda gunung di kantor, tapi belum tau siapa yang punya…

          Abis subuh nggak tidur lagi, langsung mandi, sarapan roti, nyiapin bawaan ; ransel multiguna beserta isinya. Selanjutnya ngecek kondisi sepeda; ban depan dan belakang untungnya nggak kempes. Untuk jaga-jaga, belum tau lokasi bengkel sepeda disini, pompa sepeda dibawa juga, diiket di boncengan blakang.Setelah siap semua peralatan tempur. Berangkatlah saya dengan baca Bismillah…

R&R = rest & relax___________________________________________________________________________

BRC gh#9, Neusu, Banda Aceh - 27 Juni 2006

One Response to “How green are you ??? … I’ll join….”

  1.   Wulan said:

    Waaaaaa……. Diyas naik sepeda ungu??? Bener-bener pembunuhan karakter deh, apa jangan2 Diyas sedang ikutan trend warnanya Barbie seri pegasus??

    Wallahu’alam bissawab….

Leave a Reply