Enemyster
April 18, 2007
Tidak terasa, sudah hampir tiga tahun saya ikutan Friendster. Awal-awal ikutan, takjub karena nemu teman-teman SD, SMP dan teman-teman yang telah sekian lama tidak pernah kontak. Sampai saat ini ada 251 friend di kotak friend saya, mulai dari umur 20-an sampai 60-an. Entahlah jumlah itu termasuk banyak atau sedikit, yang jelas saya bersyukur masih bisa ber’silaturahmi’ dengan orang-orang yang pernah kita ‘kenal’ melalui website Social Network ini.
Diluar sana, tentu saja masih banyak teman-teman yang tidak ikutan Friendster dengan berbagai alasan. Beberapa kawan yang tidak ikutan karena di kantornya tidak bebas berinternet. Ada kawan anak filsafat yang bilang :"Friendster hanya untuk orang-orang yang butuh eksistensi diri". Lain lagi kawan paruh baya bilang :"Friendster hanya untuk orang-orang single yang cari jodoh".Saya lebih melihat Friendster sebagai tempat berkomunikasi dan berekspresi.
Yang lebih spesifik lagi, ada seorang teman yang tidak mau ikut Friendster dengan alasan karena ada ‘mantan’ nya di FS. Dia merasa tidak nyaman bila profil dia dilihat oleh ‘mantan’ nya. Saya bilang bukankah kita bisa kunci profil kita biar tidak bisa dilihat sembarang orang. Tapi dia masih tidak mau.
Saya jadi ingat, saya juga pernah di-delete dari kotak friend nya ’seseorang’. Sedih juga. Untungnya tidak ada website Enemyster. Kalau ada mungkin saya di-add sama dia. Oh no…. !!!
_______________________________________________________________
Teunom - Aceh Jaya NAD 20.04.2007

April 19th, 2007 at 12:16 am
dia bisa aja delete elo dari fs yas, tapi dia gak bisa delete elo dari hatinya, hihihi…
April 19th, 2007 at 12:20 am
Bisa aje lu Yan..
‘dalem’ bener….
December 1st, 2007 at 6:54 am
muach
December 5th, 2007 at 3:51 am
muach juga