TIKI Meulaboh laris manis tanjung kimpul
December 8, 2007
Bulan ini kantor akan closing program di Teunom. Sebagian besar staff akan end of mission. Dari bulan lalu udah kepikiran mengatur pengiriman barang-barang. Sulit mengandalkan bagasi Cessna yang maksimum hanya 15 kg. Lebih praktis sebagian dipaketkan.
Di Meulaboh ternyata cuma ada satu biro pengiriman, yaitu TIKI JNE. Alternatif lain adalah kantor pos. Karena bisanya ke Meulaboh cuma hari sabtu/ minggu,kantor pos tutup, jadi pilihan terakhir tinggal TIKI.
Minggu lalu, dua bundel barang-barang saya bawa ke Meulaboh.
Kelihatannya nggak banyak, tapi pas ditimbang, masing-masing hampir 10 kg, total jadi 20 kg. Ketika dicatat harganya, kaget juga.
Ternyata ongkos perkgnya 30rb. Total jadi 600rb. Glek! mahal aja! Padahal harga paket pos nggak sampe setengahnya.
Minggu berikutnya, beberapa teman ngirim paket juga. Mereka nggak nyadar kalo mahal. Pas baru mau bayar, baru pada kaget. Ngirim ke Medan, yang jaraknya nggak ada setengahnya Jakarta tarifnya 20rb/kg. Lebih aneh lagi, ngirim ke Pematang Siantar yang masih di Sumut tarifnya sama ama ke Jakarta. Alesan Tikinya, Pematang Siantar termasuk pedalaman ?!?!.
Yang bikin ‘gatel’ ngeliat timbangannya. Untuk nimbang barang yang gede-gede dan berat-berat, timbangan yang dipake model timbangan kue kapasitas 20 Kg. Halah… !!
_______________________________________________________________
Teunom, Aceh Jaya - NAD 03.12.2007
Leave a Reply